"Don't worry if you can’t do great things.. just do small things in a great way"

Pesawat Tempur Bakal Disiagakan di Natuna Untuk Menjaga NKRI

batampos.co.id – Amanat Presiden RI Joko Widodo untuk memperkuat kedaulatan wilayah NKRI di pulau-pulau terdepan mulai mendapat perhatian. Pertemuan antara pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) di Jakarta, menghasilkan upaya nyata.


Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri, Amir Hakim, mengungkapkan sudah ada anggaran pemerintah pusat yang dikucurkan untuk perbaikan landasan pacu di bandar udara Natuna.

“Kalau landasan pacunya sudah lebih baik dan lebih panjang pesawat tempur jadi bisa disiagakan di sana,” ungkap Amir, Kamis (8/10).

Natuna dipilih menjadi tempat penyiagaan pesawat tempur dikarenakan letak geografisnya sebagai pulau terdepan di wilayah NKRI yang berbataskan langsung dengan beberapa negara jiran. Terlebih wilayah udara di sana juga kerap dilanggar perbatasannya oleh armada terbang negara tetangga.

“Kata KSAU difokuskan dulu di Natuna. Karena juga bisa mengcover sampai Vietnam,” terang Amir.

Sambutan baik pada pertemuan yang juga dihadiri Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu itu juga membahas mengenai permintaan dari Pangkalan Udara Tanjungpinang agar terjadi peningkatan status lebih tinggi.

“Mereka menyambut baik hal itu. Sudah seharusnya yang di Tanjungpinang itu Lanud-nya bertaraf B yang dipimpin oleh seorang Kolonel,” kata Amir.

Niatan untuk memperkuat kedaulatan wilayah udara NKRI ini, sambung Amir, rupanya sudah diintruksikan secara internal secara langsung oleh Presiden Jokowi ke KSAU. Provinsi Kepri sebagai provinsi terdepan menjadi pembahasan. Bukan karena sekadar rawan terjadi pelanggaran perbatasan wilayah tapi juga mengenai kemungkinan terjadinya konflik antarnegara.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, kondisi geografis Kepulauan Riau yang berbataskan dengan sejumlah negara jiran, disinyalir menjadi penyebab betapa mendesaknya kebutuhan akan ketersediaan pesawat tempur di lapangan udara yang ada.

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Tanjungpinang, Letkol (Pnb) I Ketut Wahyu Wijaya mengatakan, hingga saat ini masih sering terjadi pelanggaran ruang udara yang dilakukan Singapura di utara pulau Bintan.

“Kami kesulitan untuk mengusir mereka karena tidak ada pesawat tempur. Padahal itu adalah bentuk pelanggaran resmi batas ruang udara. Ini sudah berbicara tentang kedaulatan negara,” kata Ketut.

Karena pesawat tempur jarang bersiaga di Tanjungpinang, tambahnya, membuat pesawat tempur Singapura bisa melintas seenaknya di utara Bintan. Hal ini yang tak dingingkan pihak TNI-AU.

Namun impian masyarakat Tanjungpinang melihat pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara (AU) bersiaga di lapangan udara masih jauh dari harapan. Karena ada sejumlah keterbatasan yang menyebabkan pihak TNI AU kesulitan menempatkan pesawat tempur di Tanjungpinang.

Ketut menjelaskan, setidaknya ada tiga persyaratan utama yang harus segera dipenuhi bila ingin pesawat tempur siaga di Tanjungpinang. Pertama adalah landasan pacu lapangan udara di Bandar Udara (Bandara) Raja Haji Fisabilillah yang belum memenuhi kualifikasi sebagai landasan pacu sebuah pesawat tempur.

“Itu menyulitkan pesawat yang hendak mendarat atau lepas landas,” terangnya.

Kedua, adalah ketiadaan lahan parkir bagi pesawat tempur yang disiagakan. Hal ini penting, mengingat tak mungkin sebuah pesawat tempur yang notabene fasilitas ketahanan kedaulatan negara berebut parkir dengan pesawat reguler yang ada di bandara. Ada pun yang ketiga, adalah ketiadaan hanggar pesawat, yang selain digunakan untuk tempat parkir, juga dijadikan sebagai tempat perbaikan dan perawatan pesawat.

“Karena pesawat tempur itu alat yang canggih. Avioniknya mahal dan rentan terhadap panas. Jadi masa iya, sebuah pesawat tempur kebanggaan negara dibiarkan kepanasan dan kehujanan,” terang Ketut.

Tersebab itu, Ketut menemui Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau. Pertemuan itu, kata Ketut, untuk menyampaikan tiga permintaan pihak TNI-AU mengenai penyediaan fasilitas agar bisa disegerakan pesawat tempur bersiaga di Tanjungpinang.



Sumber: http://batampos.co.id/

Baca Juga:

Admin : Ghani Hendrika ~ Natuna In My Soul

Ghani Hendrika Sobat sedang membaca artikel tentang Pesawat Tempur Bakal Disiagakan di Natuna Untuk Menjaga NKRI. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan menyebar-luaskan artikel ini, Namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya. Saya tunggu ucapan terimakasihnya di komentar :))
Title : Pesawat Tempur Bakal Disiagakan di Natuna Untuk Menjaga NKRI
Description : batampos.co.id – Amanat Presiden RI Joko Widodo untuk memperkuat kedaulatan wilayah NKRI di pulau-pulau terdepan mulai mendapat perhatian. ...

0 Response to "Pesawat Tempur Bakal Disiagakan di Natuna Untuk Menjaga NKRI"

Poskan Komentar