"Don't worry if you can’t do great things.. just do small things in a great way"

Mendaki Gunung di Natuna



Natuna- Kepulauan Natuna di wilayah provinsi Kepri juga memiliki andalan wisata gunung, walau sebagian besar wilayah ini adalah lautan.
Gunung Ranai yang memilik ketinggian 1.035 di atas permukaan laut berada di pulau Ranai, pusat kabupaten di ujung utara wilayah Indonesia yang berbatasan dengan laut China Selatan.
Natuna dengan luas wilayah 264.198 kilometer persegi sebagian besar adalah perairan dengan luas 262.197 kilometer persegi. Sebagai kabupaten yang memiliki area sangat luas, Natuna hanya berpenduduk 92.060 dengan laju pertumbuhan pertahun 0,87 persen. Suhu di Natuna versi BPS relatif dingin yaitu 22,7 derajat celcius.


Banyak objek wisata menarik di Natuna selain tentu saja wisata bahari ternyata memiliki gunung Ranai yang mempesona dan unik. Dikatakan unik karena di gunung ini banyak ditemukan jenis pepohonan langka dan tidak umum tumbuh di dataran ketinggian standardnya.
Dari gunung ini, bisa tampak panorama Kota Ranai seperti keindahan Pantai Tanjung, pulau Senoa, pulau Kambing, selat Lampha, pantai Sebagul, pantai Teluk Selahang, pantai Setengar dan sebagainya.
Gunung Ranai akan tampak menjulang begitu menjejakkan kaki di pulau Ranai. Gunung ini juga memiliki gradasi jenis- jenis tanaman yang berbeda dari hutan dataran rendah sampai hutan dataran tinggi.
Pada ketinggian tertentu, para pendaki akan menemukan tipe-tipe vegetasi yang memperlihatkan ciri khas pegunungan dataran atas yang biasanya tumbuh pada gunung di ketinggian 2.000 meter.
Pada ketinggian 800 meter dpl, hutan di Gunung Ranai masih dominan ditumbuhi oleh jenis-jenis tanaman seperti meranti (dipterocarpaceae), rasamala (altingia excelsa), keruing (dipterocarpus spp0 dan turi (quercus spp).
Sedangkan di atas ketinggian itu, tampak perubahan tipe vegatasi, yaitu perubahan dari tipe hutan dataran rendah ke tipe kawasan hutan dataran atas. Hal ini terlihat misalnya dari tumbuh-tumbuhan yang didominasi oleh semak, belukar, dan pohon-pohon dengan ukuran pendek seperti umumnya pada hutan dataran atas.
Fenomena alam ini biasa disebut sebagai hutan berawan dataran rendah (Lowland Cloud Forest). Hutan berawan (Cloud Forest) umumnya terjadi di wilayah pegunungan yang terdapat di pulau besar serta jauh dari pantai, atau bisa juga terjadi pada pegunungan di wilayah pulau yang kecil serta dekat dengan pantai.
Tipe hutan seperti ini sebagian wilayahnya sering diselimuti oleh kabut, sehingga memungkinkan tipe-tipe vegetasi tertentu dapat tumbuh di kawasan gunung tersebut.
Untuk mencapai puncak Gunung Ranai, para pendaki harus melampaui tiga puncak berupa tebing batu dengan ketinggian yang berbeda-beda. Puncak pertama bernama Puncak Serendit dengan ketinggian 968 meter.
Puncak ini merupakan gugusan tebing dengan tinggi mencapai 100 meter. Puncak selanjutnya adalah Puncak Erik Samali yang berada pada ketinggian 999 meter dpl. Puncak ini merupakan tebing kedua dengan tinggi tebing sekitar 150 meter.
Sementara puncak ketiga (puncak tertinggi) bernama Puncak Datuk Panglima Husin, terletak pada ketinggian 1.035 meter. Seperti dua puncak sebelumnya, Puncak Datuk Panglima Husin juga merupakan tebing dengan ketinggian kira-kira 200 meter.

Baca Juga:

Admin : Ghani Hendrika ~ Natuna In My Soul

Ghani Hendrika Sobat sedang membaca artikel tentang Mendaki Gunung di Natuna. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan menyebar-luaskan artikel ini, Namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya. Saya tunggu ucapan terimakasihnya di komentar :))
Title : Mendaki Gunung di Natuna
Description : Natuna- Kepulauan Natuna di wilayah provinsi Kepri juga memiliki andalan wisata gunung, walau sebagian besar wilayah ini adalah lautan...

3 Responses to "Mendaki Gunung di Natuna"

  1. .: pemandagannya indah, TQ 4 ur share...^_^

    BalasHapus
  2. @moeslimmart: iya, maksih juga udah mau mampir ke blog aku..

    BalasHapus