"Don't worry if you can’t do great things.. just do small things in a great way"

Nature Naze = Natuurno = Bunguran = Natuna


Ketika terjadi banjir besar di negeri Syangka, Siam (sekarang Thailand) telah menghanyutkan seorang laki-laki bernama Demang Megat hingga terdampar di sebuah pulau yang tidak berpenghuni. Pada saat itu pulau ini (Natuna/Bunguran) hanya dihuni oleh burung-burung Serindit, sehingga Demang megat memberi nama “Pulau Serindit”.

Kemudian beliau menikah dengan seorang putri bangsawan Johor bernama Raja Fatimah yang dibuang oleh ayahnya dari negeri Johor karena lumpuh ke pulau Natuna. Pernikahan Demang Megat dengan Raja Fatimah berjalan langgeng dan merupakan berkah bagi Raja Fatimah, karena sebelumnya Raja Fatimah telah 40 kali menikah, tetapi tak berapa lama setelah menikah suaminya selalu meninggal. Hanya bersama Demang Megat perkawinan Raja Fatimah bisa langgeng dan bertahan selama bertahun-tahun. 

Setelah menikah Demang Megat di beri gelar Datuk Kaya Dina Mahkota dan membuka negeri baru di Binjai (pelabuhan kecil) sebuah pulau yang berhadapan dengan pulau Sedanau, lalu membuat sebuah balai yang terbuat dari Kayu Bungur.

Layaknya manusia zaman dahulu, Datuk Kaya Dina Mahkota memiliki kekuatan dan kesaktian yang tinggi, setelah memerintah beberapa tahun di Pulau Serindit, beliaupun meninggal dunia dan dimakamkan di Binjai.

Atas kehendak Tuhan, makam Datuk Kaya Dina Mahkota tersebut akhirnya menjadi sebuah pulau kecil, pulau kecil inilah yang disebut Pulau Bunguran dan sampai saat ini makam dipulau itu masih ada sebagai bukti sejarah, oleh masyarakat sekitar dikenal dengan nama “Keramat Binjai”.

Setelah beberapa abad lamanya ketika para pelaut Inggris yang melintas terpesona dengan keindahan pulau ini dan menyebutnya dengan nama Nature Naze karena memiliki pemandangan alam yang sangat indah.
Sedangkan para pelaut Belanda menyebutnya dengan Natuurno yang artinya pulau yang memiliki keindahan alam yang menawan dipandang mata.

Pada akhirnya orang Melayu setempat menyebutnya dengan nama Pulau NATUNA, mungkin karena selain terkesan unique juga terasa enak dilidah, hehee...


Baca Juga:

Admin : Ghani Hendrika ~ Natuna In My Soul

Ghani Hendrika Sobat sedang membaca artikel tentang Nature Naze = Natuurno = Bunguran = Natuna. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan menyebar-luaskan artikel ini, Namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya. Saya tunggu ucapan terimakasihnya di komentar :))
Title : Nature Naze = Natuurno = Bunguran = Natuna
Description : Ketika terjadi banjir besar di negeri Syangka, Siam (sekarang Thailand) telah menghanyutkan seorang laki-laki bernama Demang Megat hi...

1 Response to "Nature Naze = Natuurno = Bunguran = Natuna"